Hendi Siapkan Empat Isolasi Baru

LenteraJateng, SEMARANG – Hendi siapkan empat isolasi baru, untuk pasien Covid-19. Menyusul lonjakan kasus warga Semarang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Saat ini sudah cukup banyak rumah sakit yang hampir penuh. Menurut Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, kini sedang menyiapkan empat tempat isolasi baru di Kota Semarang.

Hendi sapaan akrab Wali Kota Semarang akan siapkan empat isolasi baru pasien Covid-19.

  1. Akan membuka kembali Kantor Diklat di Jalan Ketileng untuk tempat karantina dengan kapasitas 100 tempat tidur.
  2. Bekerja sama dengan UIN Wali Songo untuk memanfaatkan asrama mahasiswa dan menjadikan sebagai tempat karantina. Setidaknya akan ada 200 tempat tidur isolasi di lokasi tersebut.
  3. Memanfaatkan rumah sakit baru di Kota Semarang yang belum keluar izinnya, tetapi pembangunannya sudah hampir selesai. Saat ini dalam proses negosiasi dengan pemilik rumah sakit tersebut dan rencananya Pemkot Semarang akan menggunakan sebagai tempat karantina dengan kapasitas 100 tempat tidur.
  4. Sebuah gereja di kawasan Marina juga akan dijadikan tempat isolasi dengan kapasitas 50 tempat tidur.

Baca Juga:  Vaksinasi Drive Thru, Ala Kota Semarang Hindari Kerumunan

“Akan ada tambahan 450 kamar, dengan adanya tambahan itu maka BOR (Bed Occupancy Rate) kami akan turun meski sudah banyak rumah sakit yang hampir 100 persen, terutama ruang ICU-nya,” kata Hendi, di Semarang.

Ia menilai belum perlu untuk menggunakan hotel untuk ruang isolasi pasien Covid-19, meski BOR tempat tidur isolasi di Kota Semarang mencapai 82 persen dari total 1.771 tempat tidur.

Mengenai adanya kabar pasien di rumah dinas Wali Kota Semarang harus mengantre mendapatkan penanganan. Ia menjelaskan, keterisian di rumah dinas memang sangat fluktuatif.

Bisa jadi malam hari memang penuh, namun pasien yang sembuh dan pulang ke rumah masing-masing juga tinggi. Keterisian tempat karantina di Islamic Centre juga tidak berbeda jauh, juga fluktuatif.

“Tingkat kesembuhan juga cepat. Jadi, tidak perlu ragu dan risau. Isu penuhnya rumah sakit mungkin iya tapi tempat karantina mungkin tidak,” tambahnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

PaliWara medsos

0PengikutMengikuti
5PengikutMengikuti
- Advertisement -

Berita Terkini