Pengiriman Briket Arang Kelapa untuk Ekspor Terkendala

Paliwara.id, SEMARANG – Pengiriman briket arang kelapa dari Indonesia ke beberapa negara tujuan ekspor terkendala, tidak adanya kapal yang mau mengangkut. Meskipun potensi ekspor briket arang kelapa produksi Indonesia sangat besar.

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Briket Arang Kelapa Indonesia (HIPBAKI) Basuki menyatakan, pengiriman briket arang kelapa semakin sulit sejak pandemi Covid-19. Empat tahun, masih ada empat perusahaan pengapalan yang mau mengangkut.

Baca juga: Potensi Ekspor Arang Kelapa Besar, Produsen Keluhkan Bahan Baku

Tetapi akhir-akhir ini hanya dua saja dan itu pun dengan berbagai syarat yang menyulitkan. mereka mengkhawatirkan produk briket arang kelapa, merusak lingkungan. Selain ada persyaratan-persyaratan khusus dengan harus mengisi berbagai dokumen.

“Padahal produk kami tidak merusak lingkungan karena berasal dari limbah. Tidak sama dengan produk briket arang yang bahan bakunya dari kayu,” kata Basuki. Pernyataan itu ia sampaikan sebelum pengukuhan dan launching HIPBAKI di Gumaya Tower Hotel Sabtu (28/11/2020) lalu.

Pengiriman Briket Arang Kelapa Semakin Sulit Sejak Pandemi

Menurutnya, semakin merasakan kesulitan pengapalan ini ketika pandemi Covid-19 karena tidak ada kapal yang mengangkut. Bahkan di satu produsen, sampai menumpuk 50 kontainer siap ekspor.

Mengenai pemasaran, pihaknya mengakui tidak terlalu mengalami kesulitan karena kualitas briket arang kelapa Indonesia masih yang terbaik. Tetapi jika kondisi tersebut di atas terus berlanjut, tidak menutup kemungkinan pembeli akan mengalihkan permintaan ke negara produsen lain.

Meskipun kualitas briket arang kelapa asal Indonesia, sampai saat ini masih yang terbaik di dunia. Indonesia juga merupakan produsen briket arang kelapa terbesar di dunia.

Sekilas Tentang HIPBAKI

HIPBAKI resmi dikukuhkan pada Sabtu (28/11/2020) lalu, oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah Muhamad Arif Sambodo. Ia mewakili Gubernur setempat Ganjar Pranowo yang berhalangan. Ganjar Pranowo dalam susunan organisasi HIPBAKI sebagai pembina.

Pengukuhan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor AHU-0008731.AH.01.07 Tahun 2020 tertanggal 9 Oktober 2020.

Organisasi tersebut mendeklarasikan akan selalu setia kepada Pancasila dan UUD 1945. Mewujudkan Indonesia yang lebih maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotongroyong. Membina dan mengembangkan kemampuan serta mengayomi pebisnis briket arang kelapa. Sebagai wadah komunikasi nasional dan internasional secara mandiri, non pemerintah, non profit dan non politik.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

PaliWara medsos

0PengikutMengikuti
5PengikutMengikuti
- Advertisement -

Berita Terkini